Komdigi Staff Survey Guide

Kenapa pertanyaan-pertanyaan ini ditanyakan, dan bagaimana jawabannya akan dipakai

Halaman ini dibuat untuk pimpinan dan stakeholder internal agar dapat membaca survei staf sebagai alat diagnosis operasional, bukan sekadar formulir pengumpulan opini. Fokusnya adalah menemukan hambatan kerja harian, beban koordinasi, titik buta informasi, dan pekerjaan berulang yang layak disederhanakan atau diotomatisasi.

Kembali ke halaman utamaBuka dashboard admin
Tujuan Survei

Mengukur bottleneck nyata dalam pekerjaan harian staf, terutama yang berhubungan dengan pencarian informasi, pelaporan, koordinasi lintas unit, dan tugas berulang.

Cara Jawaban Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan prioritas perbaikan proses, kebutuhan dashboard atau knowledge base, peluang otomasi, dan area koordinasi yang paling membutuhkan visibilitas bersama.

Yang Tidak Dilakukan

Survei ini tidak dimaksudkan untuk menilai kinerja personal. Tujuannya adalah membaca desain kerja dan sistem pendukung, bukan menilai individu.

Prinsip Interpretasi

Agar hasil survei tidak disalahartikan, berikut konteks yang perlu dibaca bersama oleh pimpinan.

1. Jawaban lambat atau sulit biasanya menunjukkan masalah visibilitas informasi, bukan kurangnya komitmen staf.
2. Pertanyaan terbuka dipakai untuk menemukan rasa sakit operasional yang sering tidak tertangkap dalam skala angka.
3. Nilai tertinggi dari survei ini muncul saat jawaban dipadukan dengan keputusan tindak lanjut yang jelas: apa yang dihilangkan, dipusatkan, atau diotomatisasi.
4. Hasil paling kuat biasanya bukan satu jawaban tunggal, melainkan pola yang berulang antar tim.

Pertanyaan Umum untuk Semua Tim

Lima pertanyaan ini dipakai untuk membangun baseline lintas sub-direktorat tentang kecepatan respons, beban pelaporan, akses dokumen, koordinasi, dan pekerjaan yang paling terasa tidak bernilai.

πŸ˜…
c1

Bayangkan: Senin pagi, Pak Direktur tiba-tiba tanya kabar progres suatu urusan penting. Berapa lama biasanya Anda butuh waktu untuk kumpulkan jawaban yang lengkap?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur kecepatan organisasi menjawab permintaan mendadak dari pimpinan. Ini membantu melihat apakah informasi operasional sudah siap pakai atau masih tersebar di banyak orang dan dokumen.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai tingkat urgensi kebutuhan dashboard status, ringkasan pimpinan, dan pelacakan progres lintas tim.

πŸ“Š
c2

Berapa jam per minggu Anda habiskan untuk menyusun laporan atau rekap yang rasanya 'pekerjaan yang sama terus berulang'?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur beban kerja administratif yang berulang. Leadership bisa melihat berapa banyak jam staf yang sebenarnya habis untuk kompilasi manual, bukan pekerjaan inti.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menghitung potensi penghematan waktu jika pelaporan, rekap, atau pembaruan status diotomatisasi.

πŸ”
c3

Kalau Anda mencari dokumen yang Anda buat sendiri 2 minggu lalu, di mana biasanya ketemu?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur kematangan penataan dokumen dan kebiasaan pencarian informasi. Tujuannya bukan mencari siapa yang rapi atau tidak, tetapi melihat seberapa besar ketergantungan pada memori personal.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan pengarsipan yang lebih tertata, pencarian dokumen yang lebih baik, dan standardisasi lokasi kerja.

🀝
c4

Seberapa mudah Anda mendapat informasi terbaru dari tim/sub-direktorat lain tanpa harus kirim pesan atau telfon duluan?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur hambatan koordinasi lintas tim. Kalau skor rendah, biasanya masalahnya bukan niat kolaborasi, melainkan kurangnya visibilitas status dan informasi bersama.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan portal lintas unit, update status bersama, atau ringkasan progres yang bisa diakses tanpa harus chat satu per satu.

✨
c5

Kalau ada satu hal dalam pekerjaan harian Anda yang bisa 'hilang begitu saja' besok β€” pekerjaan apa itu?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan terbuka ini sengaja meminta staf menyebut pekerjaan yang terasa paling tidak bernilai. Ini sering mengungkap beban tersembunyi yang tidak terlihat dari angka saja.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menyusun daftar prioritas perbaikan cepat dan mengidentifikasi pekerjaan yang paling layak dihilangkan, disederhanakan, atau diotomatisasi.

πŸ›°οΈ Layanan Satelit & Orbit

Pertanyaan khusus untuk Layanan Satelit & Orbit dirancang untuk membaca bottleneck yang khas pada domain kerja ini. Jawaban-jawabannya akan dipakai untuk menilai di mana sistem informasi, template kerja, atau monitoring status perlu diperkuat.

πŸ—‚οΈ
s1

Berapa lama biasanya Anda butuh untuk menemukan dokumen filing ITU tertentu dari arsip lama β€” misalnya koordinasi dari 3 tahun lalu?

Kenapa Ditanyakan

Leadership perlu tahu apakah pengetahuan filing lama masih bisa diakses dengan cepat, terutama ketika ada isu koordinasi internasional yang muncul kembali setelah beberapa tahun.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan arsip filing yang lebih dapat dicari, timeline historis, dan indeks dokumen lama.

🌐
s2

Bagaimana Anda saat ini memantau status koordinasi dengan administrasi negara lain untuk filing yang sedang berjalan?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini memetakan bagaimana status koordinasi antar-negara dipantau hari ini. Ini penting karena pekerjaan satelit sangat bergantung pada proses lintas administrasi yang berjalan lama.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan apakah tim butuh tracker koordinasi resmi, reminder deadline, atau single source of truth untuk filing aktif.

πŸ“¨
s3

Berapa banyak surat koordinasi formal (dalam Bahasa Inggris) yang tim Anda susun per bulan untuk dikirim ke administrasi asing?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur volume surat koordinasi formal yang ditangani tim. Leadership bisa melihat seberapa besar porsi kerja komunikasi internasional yang bersifat rutin.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan template surat, bank korespondensi, dan otomasi drafting atau pencatatan komunikasi.

⏰
s4

Seberapa mudah Anda tahu deadline ITU mana yang paling mendesak untuk filing aktif Anda, tanpa perlu cek ulang dokumen satu per satu?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini melihat apakah tim bisa membedakan deadline ITU yang benar-benar mendesak dari yang masih aman. Masalah di sini sering berarti informasi tersebar atau monitoring belum sistematis.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan reminder deadline, prioritas kerja otomatis, dan tampilan risiko filing.

πŸ’­
s5

Bagian mana dari proses filing ITU yang paling menyita waktu Anda β€” padahal Anda rasa bukan itu yang harusnya jadi fokus utama?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan terbuka ini mencari aktivitas non-inti yang paling menyita waktu pada proses filing ITU. Leadership butuh ini untuk melihat bagian proses yang paling menggerus kapasitas tim.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk memilih bottleneck paling layak disederhanakan lebih dulu, misalnya pencarian dokumen, drafting status, atau ringkasan progres.

πŸ“‘ Penataan Spektrum Broadband

Pertanyaan khusus untuk Penataan Spektrum Broadband dirancang untuk membaca bottleneck yang khas pada domain kerja ini. Jawaban-jawabannya akan dipakai untuk menilai di mana sistem informasi, template kerja, atau monitoring status perlu diperkuat.

πŸ“‹
b1

Saat Anda perlu mengecek alokasi frekuensi untuk band tertentu, proses normalnya seperti apa?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur seberapa cepat tim broadband menemukan status alokasi band frekuensi. Ini inti untuk respons kebijakan yang cepat dan konsisten.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan file master, katalog band, atau tampilan status frekuensi yang lebih terpusat.

πŸ“‘
b2

Untuk membuat update status persiapan WRC-28 (semua agenda item) β€” berapa jam biasanya dibutuhkan untuk menyiapkan rekap mingguan?

Kenapa Ditanyakan

Leadership perlu tahu berapa besar biaya waktu mingguan untuk menyiapkan rekap WRC-28. Pertanyaan ini menunjukkan beban koordinasi kebijakan yang saat ini masih manual.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk mengukur potensi otomatisasi rekap agenda item, dashboard posisi Indonesia, dan status readiness lintas agenda.

πŸ—ΊοΈ
b3

Data monitoring dari 37 UPT di seluruh Indonesia β€” bagaimana biasanya data itu sampai ke meja Anda?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini memetakan aliran data monitoring dari UPT ke pusat. Nilai strategisnya adalah melihat apakah data lapangan sudah bisa dipercaya dan dibaca cepat saat dibutuhkan.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan integrasi SIMS, standardisasi pelaporan UPT, atau dashboard monitoring terpusat.

⚑
b4

Seberapa cepat Anda bisa identifikasi agenda item WRC-28 mana yang posisi Indonesia-nya belum siap atau butuh perhatian segera?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur kemampuan tim mengidentifikasi agenda WRC-28 yang paling berisiko tertinggal. Untuk leadership, ini berhubungan langsung dengan prioritas kerja dan kesiapan posisi nasional.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk merancang dashboard prioritas agenda, alert kesiapan, dan tampilan gap yang lebih cepat dibaca.

πŸ”
b5

Kalau ada pertanyaan mendadak soal status interference atau pelanggaran frekuensi di suatu wilayah β€” dari mana Anda mulai?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini melihat titik awal investigasi saat ada gangguan atau pelanggaran frekuensi. Leadership bisa melihat apakah prosesnya berbasis data atau masih bergantung pada jalur informal.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan playbook investigasi, akses data gangguan, dan dashboard wilayah/interference.

✈️ Harmonisasi Penerbangan & Maritim

Pertanyaan khusus untuk Harmonisasi Penerbangan & Maritim dirancang untuk membaca bottleneck yang khas pada domain kerja ini. Jawaban-jawabannya akan dipakai untuk menilai di mana sistem informasi, template kerja, atau monitoring status perlu diperkuat.

πŸ“–
p1

Saat Anda perlu cek isi regulasi ICAO atau IMO yang relevan, bagaimana cara Anda mengaksesnya sehari-hari?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur kemudahan akses regulasi ICAO dan IMO yang relevan. Dalam kerja internasional, keterlambatan akses referensi sering memperlambat kualitas respons.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan perpustakaan regulasi terpusat, tagging dokumen, dan versioning referensi.

🀝
p2

Berapa jam per bulan Anda habiskan untuk menyiapkan bahan input atau posisi Indonesia untuk koordinasi bilateral/multilateral frekuensi?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur beban kerja bulanan untuk menyusun posisi Indonesia dalam koordinasi bilateral atau multilateral. Leadership perlu angka ini untuk memahami beban analisis yang tersebar.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan reuse dokumen, basis posisi historis, dan alat penyusunan bahan koordinasi.

🌏
p3

Seberapa mudah Anda memantau perkembangan keputusan frekuensi internasional (ICAO, IMO, ITU-R) yang relevan dengan tugas harian Anda?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini melihat seberapa mudah perkembangan keputusan internasional dipantau. Jika sulit, risiko yang muncul adalah keputusan penting terlambat diketahui atau dipahami.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan monitoring update regulasi dan ringkasan perubahan yang relevan dengan tugas harian.

✍️
p4

Ketika perlu menyusun draft surat koordinasi atau input untuk pertemuan internasional β€” berapa lama persiapannya?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur lead time penyusunan draft surat atau bahan rapat internasional. Leadership bisa melihat apakah hambatannya ada di referensi, koordinasi, atau review.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan apakah perlu template drafting, pustaka referensi, atau proses review yang lebih ringkas.

πŸ’­
p5

Dalam koordinasi frekuensi internasional (penerbangan/maritim), informasi apa yang paling sering Anda butuhkan tapi susah didapat dengan cepat?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan terbuka ini mencari jenis informasi yang paling sering dibutuhkan tetapi sulit diperoleh. Ini membantu leadership melihat blind spot informasi dalam kerja koordinasi internasional.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menyusun backlog kebutuhan data prioritas, misalnya status regulasi, histori korespondensi, atau referensi posisi Indonesia.

πŸ”¬ Standarisasi Teknis

Pertanyaan khusus untuk Standarisasi Teknis dirancang untuk membaca bottleneck yang khas pada domain kerja ini. Jawaban-jawabannya akan dipakai untuk menilai di mana sistem informasi, template kerja, atau monitoring status perlu diperkuat.

πŸ“±
st1

Berapa banyak permohonan sertifikasi perangkat yang sedang dalam proses aktif yang perlu Anda pantau saat ini (atau rata-rata per bulan)?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur volume permohonan sertifikasi yang aktif dipantau. Leadership memerlukan ukuran ini untuk memahami tekanan kerja dan potensi backlog.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan dashboard antrean sertifikasi, prioritas penanganan, dan alokasi kapasitas tim.

πŸ”¬
st2

Bagaimana Anda tahu status terkini laporan hasil uji dari Balai Uji yang ditunjuk?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini memetakan cara tim mengetahui status laporan hasil uji dari Balai Uji. Ini penting karena hambatan koordinasi eksternal sering memperlambat keseluruhan proses sertifikasi.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan tracking antar-lembaga, notifikasi status, dan standardisasi update dari Balai Uji.

πŸ“Š
st3

Untuk merekap status semua permohonan sertifikasi bulan ini β€” berapa lama biasanya?

Kenapa Ditanyakan

Leadership perlu tahu berapa lama hanya untuk merekap status permohonan bulan berjalan. Ini menunjukkan seberapa besar biaya koordinasi dan kompilasi yang saat ini tidak bernilai tambah langsung.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan rekap otomatis, dashboard status bulanan, dan ringkasan progres lintas pemohon.

πŸ“
st4

Seberapa mudah Anda menemukan standar teknis yang relevan ketika mau menyusun rekomendasi atau evaluasi perangkat baru?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur seberapa mudah standar teknis yang relevan ditemukan ketika ada perangkat baru. Jika sulit, risiko yang muncul adalah penilaian lambat dan pengetahuan tersebar.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk merancang repositori standar teknis yang mudah dicari dan referensi evaluasi yang lebih konsisten.

😀
st5

Kalau ada satu hal dalam proses sertifikasi yang paling sering bikin frustrasi atau memperlambat pekerjaan β€” apa itu?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan terbuka ini menangkap sumber frustrasi terbesar dalam proses sertifikasi. Sering kali justru di sinilah hambatan operasional yang paling mahal tersimpan.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk memilih perbaikan proses yang paling terasa dampaknya bagi tim, bukan hanya yang paling mudah dibangun.

πŸ“¬ Tata Usaha & Umum

Pertanyaan khusus untuk Tata Usaha & Umum dirancang untuk membaca bottleneck yang khas pada domain kerja ini. Jawaban-jawabannya akan dipakai untuk menilai di mana sistem informasi, template kerja, atau monitoring status perlu diperkuat.

πŸ“¬
tu1

Berapa jumlah surat masuk (rata-rata) yang perlu diproses dan didisposisi per minggu di unit Anda?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur volume surat yang diproses setiap minggu. Leadership butuh angka ini untuk memahami tekanan operasional tata usaha dan kebutuhan tracking yang lebih rapi.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan log surat terpusat, prioritas disposisi, dan monitoring beban kerja mingguan.

πŸ•
tu2

Kalau Direktur tanya 'surat dari Kemhan minggu lalu β€” sudah ada tindak lanjutnya?' β€” berapa lama Anda bisa jawab?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur kecepatan menjawab status tindak lanjut surat tertentu. Ini penting karena tata usaha sering menjadi titik pertama ketika pimpinan meminta status cepat.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan pelacakan disposisi yang lebih real-time dan mudah dibaca pimpinan.

πŸ“‹
tu3

Untuk LAKIP atau evaluasi SPBE β€” bagaimana biasanya data dari sub-tim dikumpulkan?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini memetakan cara data LAKIP atau SPBE dikumpulkan. Tujuannya melihat seberapa besar koordinasi pelaporan masih berjalan melalui jalur manual yang tidak konsisten.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menilai kebutuhan form terpusat, template standar, dan alur pengumpulan data yang lebih tertib.

⚠️
tu4

Seberapa mudah Anda mengetahui surat mana yang sudah melewati batas waktu tindak lanjut β€” tanpa harus cek satu per satu?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan ini mengukur kemampuan mendeteksi surat yang sudah melewati tenggat tanpa cek manual satu per satu. Ini inti dari kendali operasional tata usaha.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk menentukan kebutuhan alert tenggat, dashboard aging surat, dan monitoring tindak lanjut yang lebih proaktif.

πŸ’Ό
tu5

Dalam pekerjaan Tata Usaha sehari-hari, apa yang paling sering terasa seperti 'kerja keras tapi hasilnya tidak kelihatan'?

Kenapa Ditanyakan

Pertanyaan terbuka ini menangkap pekerjaan tata usaha yang terasa berat tetapi kurang terlihat hasilnya. Jawaban seperti ini sering menjadi dasar kuat untuk perbaikan yang paling dirasakan tim.

Bagaimana Jawabannya Akan Dipakai

Jawaban dipakai untuk memprioritaskan otomasi atau penyederhanaan pekerjaan administrasi dengan dampak nyata pada keseharian staf.

Output yang Diharapkan Setelah Survei

Halaman ini juga menjelaskan bagaimana jawaban seharusnya diterjemahkan menjadi keputusan nyata.

Prioritas perbaikan proses harian yang paling membuang waktu staf.
Daftar kebutuhan visibilitas data atau status untuk pimpinan dan lintas tim.
Kandidat pekerjaan yang paling layak diotomatisasi atau disederhanakan lebih dulu.
Ringkasan bottleneck per tim untuk dasar diskusi lanjutan dengan pimpinan unit.

Cara Membaca Hasil dengan Bijak

Untuk pimpinan, bagian terpenting setelah membaca dashboard adalah mengubah pola jawaban menjadi keputusan yang adil dan operasional.

Gunakan jawaban untuk membaca masalah sistem, bukan untuk menilai individu secara terpisah.
Lihat pola lintas tim lebih dulu, lalu dalami jawaban terbuka untuk memahami akar masalahnya.
Ambil 2-3 bottleneck paling sering muncul sebagai prioritas awal agar tindak lanjut terasa nyata.
Komunikasikan kembali hasil dan rencana perbaikannya supaya staf melihat bahwa survei benar-benar dipakai.